Teruntuk Nadira 

Barangkali aku tak perlu lagi mencari jawaban akan teka-tekimu.

Atau tentang perpisahan kita yang tak kunjung usai. 

Begitu pula tentang jejakmu yang selalu bisa kutemukan lagi.

Barangkali aku akan membiarkan kenangan tentang kamu dan dia mengubur kenangan tentang kita.

Soal hatimu memang urusan yang tak pernah bisa kupahami.

Barangkali kita harus sama-sama berhenti untuk mengais-ngais masa lalu. Yang tak pernah benar-benar kita miliki. 

Dan kini aku sudah melupakan sejarah hitam kita. 

Cerita kita dan segala isinya yang gelap. 

#Tulisan yang dibuat setelah melumat habis novel berjudul Nadira karya Leila S. Chudori. Nadira terimakasih telah mengajarkan banyak hal.

Published by Angky Ridayana

A sun seeker and a story teller.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: