Perihal Mereward Diri

Ada temen gw di Sydney, namanya Baits Gerard, yang minta di mention di postingan ini dan juga dipasang foto mukanya (muka yang kata dirinya sendiri cakep banget itu) bertanya. “Ki ajarin gue dong cara men treat diri sendiri itu gimana? Gw akhir-akhir ini sering banget pelit sama diri sendiri. Padahal harusnya gue bisa beli apaContinue reading “Perihal Mereward Diri”

Musim gugur tahun lalu- 2019- (Lindfield, New South Wales)

Warning: Di postingan ini ada banyak sekali foto-foto narsis saya. Yang sakit perut mon map. Tadi saya dan Bapak rebahan sambil nonton berita. Di layar kaca, Menteri keuangan Sri Mulyani sedang membahas rencana anggaran penanganan Corona dari kediamannya sendiri. Tiba-tiba Bapak bilang “Burungnya bagus bagus ya Sri Mulyani” Saya bingung. Lalu ketika volume TV dinaikkanContinue reading “Musim gugur tahun lalu- 2019- (Lindfield, New South Wales)”

Terdampar di Australia dengan Working Holiday Visa (Part 2)

Teman-teman, gimana kabarnya selama masa karantina? Semoga sehat selalu ya baik secara fisik maupun mental. Dari kemarin saya sebenarnya sedikit merasa putus asa dengan keadaan yang belum juga membaik. Tapi hari ini saya mencoba untuk sedikit memupuk semangat kembali untuk melanjutkan tulisan tentang sejarah terdampar di Australia dengan Working Holiday Visa. *** Di postingan terakhir TerdamparContinue reading “Terdampar di Australia dengan Working Holiday Visa (Part 2)”

Terdampar di Australia dengan Working Holiday Visa (Part 1)

Dari kemarin saya cuap-cuap tentang pengalaman WHV saya di Ausi tanpa pernah menjelaskan gimana awal mula saya terdampar di negara kanguru kayak sekarang. Sebagai blogger yang sedang merintis karrier nya yang menginspirasi jutaan manusia di muka bumi, saya akan membantu para pembaca yang budiman untuk lebih mengenal saya dan pilihan-pilihan impulsive yang saya buat dulu.Continue reading “Terdampar di Australia dengan Working Holiday Visa (Part 1)”

Menghadapi Orang-orang Rasis dan Narsis di Australia (PART 2)

Teman-teman mari kita lanjutkan cerita-cerita mengenai orang-orang rasis dan narsis di Ausi dan perlakuan yang saya dapatkan. Selama di Mareeba, saya, Nita dan Ogek tinggal di sebuah share house di jalan Shuterland. Kami menyewa kamar di sebuah rumah besar berwarna biru yang terletak persis di depan sekolah dasar. Dengan halaman depan yang besar dan halamanContinue reading “Menghadapi Orang-orang Rasis dan Narsis di Australia (PART 2)”

Menghadapi orang-orang rasis dan narsis di Australia (Part 1)

Di postingan ini saya akan bercerita tentang perlakuan-perlakuan tidak menyenangkan yang saya dapatkan ketika bekerja di berbagai bidang di Australia. Walaupun tentu saja ada banyak sekali orang-orang luar biasa baiknya yang saya temui disana. Seperti sahabat-sahabat baru yang sudah menjadi keluarga, tetangga-tetangga di Sydney yang setiap hari menyapa “Hey neighbour good day isn’t it”, KenContinue reading “Menghadapi orang-orang rasis dan narsis di Australia (Part 1)”

Persatuan Petani Indonesia-Mareeba (Queensland)

Oke postingan ini dikususkan untuk para fans DJ Kumbang alias temen farm saya bernama Linda. Ditambah beberapa cerita tentang Ogek dan Nita yang tergabung dalam kelompok PBTIM. Persatuan Buruh Tani Indonesia-Mareeba. Cerita-cerita kami di Mareeba. Seperti yang sudah saya tulis di postingan-postingan sebelumnya, Linda ini temen yang saya kenal di Ausi yang sering muncul diContinue reading “Persatuan Petani Indonesia-Mareeba (Queensland)”

Petani Anggur Part 2 (Mareeba, Queensland)

Bercerita tentang pengalaman sebagai petani anggur di Mareeba mengingatkan saya pada pertemuan pertama dengan sahabat baik di Australia. Namanya Ogek dari Bali. Hobinya sama kayak Linda. Nangis bawah pohon. Ogek ini yang akhirnya menjadi teman sekamar dan serumah sepanjang saya tinggal di Ausi pada tahun pertama. Perempuan yang kalo ngomong nggak pake koma dan saringan.Continue reading “Petani Anggur Part 2 (Mareeba, Queensland)”

Petani Anggur Part 1 (Mareeba, Queensland)

Mumpung sekarang saya lagi rajin-rajinnya mengulang cerita pahit ketika menjalani carrier sebagai petani di Australia. Kenapa nggak saya ceritakan dan beberkan saja semua pengalaman saya yang menyenangkan sekaligus mengenaskan selama bertani di negeri down under untuk mengejar 88 days. Ketika kehidupan menghantam saya habis-habisan di kebun-kebun Australia hanya demi mendapat kesempatan tinggal dan bekerja selamaContinue reading “Petani Anggur Part 1 (Mareeba, Queensland)”