Perihal merawat diri (Quebec, Canada)

Purwokerto, 2012 Saya adalah produk dari keluarga yang hancur. Makna rumah yang aman dan penuh kasih direnggut oleh perpisahan orang tua saya beberapa tahun lalu. Walaupun saya masih memiliki ingatan tentang masa kecil yang ceria di rumah saya dan Mamas dibesarkan. Tapi trauma-trauma seorang anak yang memiliki orang tua yang berpisah tentu akan selalu ada.Continue reading “Perihal merawat diri (Quebec, Canada)”

Catatan solo trip pertama, musim panas 2019

The broken hearted is the bravest among us-they dared to love, and they dared to forgive. –Brene Brown- Agustus tahun lalu, saya melakukan solo trip perdana saya ke tanah Amerika dan Kanada. Alasan utamanya karena seperti yang sudah di sebutkan di postingan-postingan sebelumnya saya baru patah hati. Pengin merawat diri dan hati yang potek-potek. TadinyaContinue reading “Catatan solo trip pertama, musim panas 2019”

Cinta tanpa syarat. Adakah? (Quebeq, Canada)

Rue Saint-Paul Quebec

Masih di cafe yang sama dengan ice latte yang belum habis.

Tadi sewaktu berjalan mengitari jalanan kecil Rue du Petit Champlain di Old Quebec, dua paruh baya melintas di depan saya. Di depan bangunan dengan jendela tuanya yang berwarna kuning mencolok yang terlihat anggun. Bergandengan tangan erat dengan rambut yang sudah memutih dan kerutan yang mulaiContinue reading “Cinta tanpa syarat. Adakah? (Quebeq, Canada)”