I’m A Woman, Hear Me Roar.

I met my high school friend this afternoon. We were talking about a lot of things. He said, I have changed, in a good way. Now I speak when I disagree with something. Last couple of months we were having a very serious conversation. About his habit that he claimed to be a joke. ButContinue reading “I’m A Woman, Hear Me Roar.”

Handling Pain

People react in different ways when they’re dealing with pain and grief. Pain from disappointment, losing someone, betrayal, heartbreak, or even simple goodbyes. Pain makes you upset and suffer. But then they said suffering is just part of this weird little game called life. As it is also a concept in Indian religions about the natureContinue reading “Handling Pain”

Changing Eating Habit

Dulu saya adalah pecinta segala hal yang berbau daging. Harus ada daging dagingan kalau makan, biar semangat. Bahkah saking sukanya dengan daging, saya jadi jarang sekali makan sayur yang menyebabkan pencernaan saya sering nggak lancar. Saking seringnya makan daging dan jarang makan sayur, otak saya jadi berfikir kalau sayuran itu nggak enak. Dari sate kambing,Continue reading “Changing Eating Habit”

Beauty standard, ekspektasi sosial dan insecurity (Bali, Indonesia)

Beberapa waktu lalu saya, Adel dan Uti pergi ke sebuah tempat makan yang terkenal dengan pilihan sambalnya yang sedap itu. Untuk pesan sambal mangga muda kesukaan Adel dan sambal teri favorit saya. Saat sedang menikmati cocolan sambal dengan nasi hangat di piring masing-masing, Adel tiba-tiba berhenti mengunyah lalu bertanya. “Ki kenapa wajah mbak itu merahContinue reading “Beauty standard, ekspektasi sosial dan insecurity (Bali, Indonesia)”

To you, my favorite poison.

It was a sunny November not a winter neither summer I met you on 14th At the airport walking in the middle of the crowd To me And only me My head full of the same noises I’ve been hearing for the past 6 months Screaming,  Begging me to leave But this time I couldn’tContinue reading “To you, my favorite poison.”

Belajar menatap kecewa (Bali)

Beberapa hari belakangan saya dipaksa untuk belajar menerima semua kegagalan yang datang bertubi-tubi. Semua kegagalan kali ini berhubungan dengan situasi finansial yang sedang saya alami. Sebenarnya keadaan keuangan saya sekarang masih aman-aman saja. Bahkan jauh dari kata hancur atau tidak bisa dipertahankan. Tidak pula serta merta kembali ke posisi survival seperti dulu karena secara bertahapContinue reading “Belajar menatap kecewa (Bali)”

Supremasi kulit putih di Indonesia?

  Saya punya cerita. Waktu saya tinggal di Bali, saya bekerja di sebuah perusahaan start up. Owner perusahaan kecil ini adalah orang Jakarta. Ketika itu mereka membutuhkan seorang assistant marketing manager di Bali. Saya kemudian diterbangkan ke pulau dewata. Saya mendapatkan gaji pokok Rp. 4 juta rupiah dengan tambahan Rp. 500 ribu untuk uang transportasi.Continue reading “Supremasi kulit putih di Indonesia?”