Beauty standard, ekspektasi sosial dan insecurity (Bali, Indonesia)

Beberapa waktu lalu saya, Adel dan Uti pergi ke sebuah tempat makan yang terkenal dengan pilihan sambalnya yang sedap itu. Untuk pesan sambal mangga muda kesukaan Adel dan sambal teri favorit saya. Saat sedang menikmati cocolan sambal dengan nasi hangat di piring masing-masing, Adel tiba-tiba berhenti mengunyah lalu bertanya. “Ki kenapa wajah mbak itu merahContinue reading “Beauty standard, ekspektasi sosial dan insecurity (Bali, Indonesia)”