UN/SURE Book

Selamat Tahun Baru 2022. Gimana tahun baru kalian, seru apa masih pada sibuk di lockdown sama pemerintah? Jangan tanya tahun baruan saya kek gimana. Tentu masih seperti tahun lalu. Dimana jam 9 sudah bobok. Padahal rencananya tahun ini sudah berniat setidaknya bakalan tetap melek sampai jam 12 malem. Tujuannya biar kek orang-orang bisa countdown keContinue reading “UN/SURE Book”

My remedy (Road Trip Turkey 2021, part 1)

Kalian pernah nggak sih punya temen deket yang paling cocok buat diajak travelling kemana aja? Satu-satunya orang yang selalu bilang YES sama ajakan nge-trip hemat, kapan saja, ke segala tempat dan medan. Orang pertama yang kalian pikirinin kalo tiba-tiba pengin road trip atau bahkan manjat gunung. Yang nggak keberatan tidur sempit-sempitan sambil jongkok di dalemContinue reading “My remedy (Road Trip Turkey 2021, part 1)”

Kembali ke BALI

Di masa penuh ketidakpastian karena pandemi ini akhirnya saya memutuskan untuk bergerak. Hari ini tepat 5 bulan saya berada di Indonesia, dengan pasang surut aturan yang tak menentu dari pemerintah Ausi dan juga Indonesia. Singkat cerita saya memutuskan untuk belajar menerima kenyataan bahwa semua plan beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun kedepan harus pupus danContinue reading “Kembali ke BALI”

Belajar metertawakan hidup dengan Mona

“Semakin dewasa arti bahagia itu bukan lagi berdasar pada kemampuan kita meraih sesuatu, tapi sebaliknya, kemampuan untuk melepas” -Monalisa. Monalisa itu namanya. Sahabat yang saya temui tiga tahun lalu di Bali. Perempuan yang paling keras mentertawakan hidup dan lelucon lelucon yang diberikannya. Pertemuan saya dengan manusia unik satu ini berawal ketika saya tinggal di Bali.Continue reading “Belajar metertawakan hidup dengan Mona”

Sunrise di Gunung Batur (Bali, Indonesia)

Ada cerita Tentang sebuah pendakian Lima perempuan, dua liter air, dan sepotong roti. Satu tujuan. Puncak Batur. *** Sebuah warung nasi jinggo pinggir jalan di daerah Kuta menjadi tempat lima perempuan ini mencari pengganjal perut setiap malam. Nasi jinggo seharga 5000 satu bungkus selalu cukup untuk perut kami yang memang sudah jarang diisi makanan dalamContinue reading “Sunrise di Gunung Batur (Bali, Indonesia)”

Menemukan rumah di Bali

Tiga tahun yang lalu, sebelum saya pindah ke Australia menggunakan Working Holiday Visa. Saya sempat tinggal di Bali selama empat bulan. Empat bulan yang penuh dengan pelajaran berharga untuk mentertawakan hidup. *** September 2017 Sudah sekitar tiga bulan saya memutuskan untuk keluar dari Jakarta dan pindah ke Bali. Setelah sempat menganggur selama empat bulan penuhContinue reading “Menemukan rumah di Bali”

Terdampar di Australia dengan Working Holiday Visa (Part 2)

Teman-teman, gimana kabarnya selama masa karantina? Semoga sehat selalu ya baik secara fisik maupun mental. Dari kemarin saya sebenarnya sedikit merasa putus asa dengan keadaan yang belum juga membaik. Tapi hari ini saya mencoba untuk sedikit memupuk semangat kembali untuk melanjutkan tulisan tentang sejarah terdampar di Australia dengan Working Holiday Visa. *** Di postingan terakhir TerdamparContinue reading “Terdampar di Australia dengan Working Holiday Visa (Part 2)”

Terdampar di Australia dengan Working Holiday Visa (Part 1)

Dari kemarin saya cuap-cuap tentang pengalaman WHV saya di Ausi tanpa pernah menjelaskan gimana awal mula saya terdampar di negara kanguru kayak sekarang. Sebagai blogger yang sedang merintis karrier nya yang menginspirasi jutaan manusia di muka bumi, saya akan membantu para pembaca yang budiman untuk lebih mengenal saya dan pilihan-pilihan impulsive yang saya buat dulu.Continue reading “Terdampar di Australia dengan Working Holiday Visa (Part 1)”

Pak De yang mengajarkan berkelana (Purwokerto, Indonesia)

Saya baru saja pulang dari rumah Pak De yang jaraknya hanya lima menit saja dari rumah. Usianya sudah 60an. Dulu saya paling senang kalau di ajak ke rumah dinas Pak De. Beliau adalah pegawai PJKA, senang sekali dengan yang di kerjakanya. Sosoknya sederhana, taat, dan tak pernah mengeluh. Di rumahnya dulu berjajar buku ensiklopedi sejarahContinue reading “Pak De yang mengajarkan berkelana (Purwokerto, Indonesia)”