Menemukan rumah di Bali

Tiga tahun yang lalu, sebelum saya pindah ke Australia menggunakan Working Holiday Visa. Saya sempat tinggal di Bali selama empat bulan. Empat bulan yang penuh dengan pelajaran berharga untuk mentertawakan hidup. *** September 2017 Sudah sekitar tiga bulan saya memutuskan untuk keluar dari Jakarta dan pindah ke Bali. Setelah sempat menganggur selama empat bulan penuhContinue reading “Menemukan rumah di Bali”

Terdampar di Australia dengan Working Holiday Visa (Part 2)

Teman-teman, gimana kabarnya selama masa karantina? Semoga sehat selalu ya baik secara fisik maupun mental. Dari kemarin saya sebenarnya sedikit merasa putus asa dengan keadaan yang belum juga membaik. Tapi hari ini saya mencoba untuk sedikit memupuk semangat kembali untuk melanjutkan tulisan tentang sejarah terdampar di Australia dengan Working Holiday Visa. *** Di postingan terakhir TerdamparContinue reading “Terdampar di Australia dengan Working Holiday Visa (Part 2)”

Terdampar di Australia dengan Working Holiday Visa (Part 1)

Dari kemarin saya cuap-cuap tentang pengalaman WHV saya di Ausi tanpa pernah menjelaskan gimana awal mula saya terdampar di negara kanguru kayak sekarang. Sebagai blogger yang sedang merintis karrier nya yang menginspirasi jutaan manusia di muka bumi, saya akan membantu para pembaca yang budiman untuk lebih mengenal saya dan pilihan-pilihan impulsive yang saya buat dulu.Continue reading “Terdampar di Australia dengan Working Holiday Visa (Part 1)”

Persatuan Petani Indonesia-Mareeba (Queensland)

Oke postingan ini dikususkan untuk para fans DJ Kumbang alias temen farm saya bernama Linda. Ditambah beberapa cerita tentang Ogek dan Nita yang tergabung dalam kelompok PBTIM. Persatuan Buruh Tani Indonesia-Mareeba. Cerita-cerita kami di Mareeba. Seperti yang sudah saya tulis di postingan-postingan sebelumnya, Linda ini temen yang saya kenal di Ausi yang sering muncul diContinue reading “Persatuan Petani Indonesia-Mareeba (Queensland)”

Petani Anggur Part 2 (Mareeba, Queensland)

Bercerita tentang pengalaman sebagai petani anggur di Mareeba mengingatkan saya pada pertemuan pertama dengan sahabat baik di Australia. Namanya Ogek dari Bali. Hobinya sama kayak Linda. Nangis bawah pohon. Ogek ini yang akhirnya menjadi teman sekamar dan serumah sepanjang saya tinggal di Ausi pada tahun pertama. Perempuan yang kalo ngomong nggak pake koma dan saringan.Continue reading “Petani Anggur Part 2 (Mareeba, Queensland)”